Cari Dokter
Profil RSUP Persahabatan

Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan adalah Rumah Sakit Umum Pemerintah Kelas A yang berada di Jakarta Timur, tepatnya di Jalan Persahabatan Raya. Saat ini RSUP Persahabatan memiliki kapasitas 600 tempat tidur, terakreditasi untuk 16 bidang pelayanan kesehatan, dan merupakan rumah sakit pusat rujukan (top referral) Nasional untuk masalah kesehatan respirasi.

Alamat
Jl. Persahabatan Raya No.1 Jakarta Timur 13230
Telp. (021) 4891708, 4891745
Fax. (021) 4711222, 4890778

  • E-Mail : info@rsuppersahabatan.co.id
  • Website : www.rsuppersahabatan.co.id
  • Pemilik : Kementerian Kesehatan RI
  • Status : Kementerian Kesehatan RI
  • Diresmikan : 7 November 1963
  • Kapasitas : 600 Tempat Tidur
  • Kelas RS : Kelas A
  • Akreditasi : 16 Bidang Pelayanan + Patient Safety
  • Luas Tanah : 134.521 m2
  • Luas Bangunan : 37.804 m2

Sejarah

Keberadaan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan yang berdiri di salah satu kawasan hijau (area resapan) Ibukota Jakarta ini sebenarnya dimulai semenjak era akhir dari Pemerintahan Sukarno. Pada periode sekitar 1960-1965, Indonesia memiliki hubungan bilateral yang ekstensif dengan beberapa negara Blok Timur, salah satunya dengan yang terbesar yaitu Negara Rusia. Sebagai bagian dari hubungan kedua negara saat itu yang erat; Pemerintah Rusia memberikan bantuan dan kerjasama dalam banyak bidang, yang salah satunya adalah mendirikan rumah sakit di kawasan Jakarta Timur yang dikenal sebagai Rumah Sakit (RS) Persahabatan. Nama “persahabatan” pun dipilih secara simbolik untuk menggambarkan adanya hubungan yang mesra antara kedua negara pada zaman itu.

Jika kita kembali melihat sejarah Nasional, pada awal Tahun 1960 Presiden Sukarno mulai menggunakan slogan Nasakom (Nasionalisme, Agama, Komunisme). Sejak itu dimulailah era dan pengakuan secara terbuka komunisme sebagai salah satu paham dan ideologi resmi negara di Indonesia. Presiden Rusia Nikita Kruschev pada tahun yang sama mengunjungi Jakarta, yang kemudian dibalas kunjungan Jendral Nasution ke Rusia pada akhir tahun 1960. Tak lama setelah pertukaran kunjungan tersebut, Rusia mulai mengucurkan bantuan dalam jumlah yang sangat besar saat itu kepada Indonesia, yang sebagian besar sebenarnya digunakan di bidang militer untuk menghadapi sisa-sisa pemberontakan PRRI, Permesta, Darul Islam di Sumatera, Sulawesi dan Jawa, memulai operasi Trikora untuk mengambil kembali Irian Barat, dan kemudian konfrontasi dengan Malaysia. Sebagian dana bantuan Rusia tersebut juga dipakai untuk mendirikan Monumen Nasional (Monas); salah satu peninggalan Presiden Sukarno kepada Indonesia yang sangat terkenal.

Pembangunan RSUP Persahabatan di Rawamangun Jakarta Timur, dimulai pada tahun 1961, berjalan selama 3 tahun, dan dipimpin langsung oleh para insinyur Rusia. Penyerahan bantuan rumah sakit secara resmi oleh Pemerintah Rusia kepada Pemerintah Indonesia dilakukan pada tanggal 7 November 1963. Tanggal tersebut kemudian dikenal sebagai hari jadi RS Persahabatan, yang setiap tahun dirayakan secara resmi dengan kehadiran wakil pemerintahan Indonesia (biasanya Menteri Kesehatan RI), perwakilan beberapa negara sahabat Indonesia, dan tentu saja kehadiran pemerintah Rusia (perwakilan dari Kedutaan Besar Rusia) sebagai tamu tetap.

Setelah penyerahan resmi di tahun 1963 hingga saat ini RSUP Persahabatan mengalami berbagai perkembangan dalam hal perbaikan fasilitas yang semakin moderen dan peningkatan fungsinya sebagai pusat pelayanan kesehatan, sehingga sekarang diakui dan menjadi Rumah Sakit terbaik dalam pelayanan kesehatan di bidang respirasi (pernapasan) di Indonesia. Kita dapat membagi pertumbuhan dan perkembangan Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan ke dalam 6 periode, sebagai berikut:

Periode I (1963 - 1975

Pada periode awal ini RS Persahabatan merupakan rumah sakit cabang (satelit) dari RSUP Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM). Tenaga-tenaga medis yang bekerja di RS Persahabatan pada periode ini terdiri atas dokter ahli (spesialis) dan para dokter asisten dari RSCM-FKUI dan dokter ahli dari Rusia. Setelah peristiwa G30SPKI, sesuai kebijakan Orde Baru, semua tenaga dokter ahli dari Rusia dikembalikan ke negaranya.

Oleh karena RSCM merupakan rumah sakit pendidikan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), maka secara otomatis RS Persahabatan pun menjadi rumah sakit pendidikan FKUI yang notabene adalah fakultas kedokteran terbaik di Indonesia. Hal ini menyebabkan mayoritas dokter yang kemudian bekerja di RS Persahabatan sampai sekarang merupakan lulusan terbaik di bidangnya masing-masing.

Periode II (1975 - 1992

Periode 1975-1992 ditandai dengan adanya perubahan “status” RS Persahabatan menjadi rumah sakit mandiri, lepas dari RSCM, dan selanjutnya menjadi rumah sakit umum (RSU) kelas B-3 wilayah Jakarta Timur. Walaupun demikian, RSU Persahabatan tetap menjadi salah satu rumah sakit pendidikan FKUI, terlepas dari statusnya yang sudah mandiri.

Sebagian dokter yang tadinya berasal RSCM, kemudian mengkhususkan diri, mendalami, dan mengembangkan cabang ilmu kedokteran di bidang respirasi (sistem dan organ pernapasan) – seperti pulmonologi, bedah toraks, patologi respirasi, radiologi respirasi dll. -- akhirnya mampu menjadikan RSU Persahabatan sebagai menjadi rumah sakit rujukan Nasional untuk penyakit paru. Tidak hanya di tingkat Nasional, bahkan WHO memberikan pengakuan Internasional atas pencapaian dokter-dokter RSU Persahabatan dengan menyematkan sertifikasi Laboratorium Kuman Tuberkulosis RSU Persahabatan sebagai salah satu “Collaborating Center” penting WHO.

Periode III (1992 - 2002)

RSU Persahabatan ditetapkan menjadi Rumah Sakit Swadana sejak tanggal 2 September 1992 dengan SK Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 747/Men.Kes/SK/IX/1992.

Tahun 1997 RSU Persahabatan memperoleh akreditasi penuh dari Departemen Kesehatan RI untuk 5 kegiatan melalui 7 standar pelayanan rumah sakit. Pada periode ini Depkes RI mulai mengarahkan dan menetapkan RSU Persahabatan sebagai rumah sakit yang mengembangkan ilmu kedokteran di bidang respirasi dan rumah sakit rujukan (nasional) untuk kesehatan respirasi.

Periode IV ( 2002 - 2005)

Tahun 2002 dengan Peraturan Pemerintah No. 118 tahun 2000 tentang Pendirian Perusahaan Jawatan, status RSU Persahabatan berubah menjadi Perusahaan Jawatan. Pada tahun 2005 RSUP Persahabatan telah lulus akreditasi dari Departemen Kesehatan RI untuk 16 standar pelayanan rumah sakit.

Periode V ( 2005 - 2011)

Tahun 2005 dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI, nomor : 1679/MENKES/PER/XII/2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan, menyebutkan bahwa RS Persahabatan adalah Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Departemen Kesehatan yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Jenderal Bina Pelayanan Medik. Pola pengelolaan keuangan adalah Badan Layanan Umum (BLU) yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Departemen Keuangan.

Periode VI (2011 - ....

Pada Tanggal 3 Maret 2011 terjadi peningkatan kelas dan fungsi RSUP Persahabatan menjadi rumah sakit Kelas A oleh karena penilaian yang dilakukan Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa “...fasilitas dan kemampuan Rumah Sakit Umum Pusat telah memenuhi persyaratan dan kemampuan pelayanan sebagai Rumah Sakit Umum Kelas A.”, berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 514/MENKES/SK/III/2011. Hal ini tidak hanya merupakan pengakuan dan penghargaan terhadap kemampuan pelayanan kesehatan yang diberikan RSUP Persahabatan tetapi juga merupakan peningkatan beban tanggungjawab kepada masyarakat untuk senantiasa dapat memberikan tingkat pelayanan kesehatan tertinggi dalam skala kelas rumah sakit rujukan di Indonesia.

 

(Berdasarkan beberapa sumber rujukan)


Visi & Misi

VISI

Menjadi Rumah Sakit Terdepan Dalam Menyehatkan Masyarakat Dengan Unggulan Kesehatan Respirasi Kelas Dunia

Menyelenggarakan Pelayanan, Pendidikan dan Peneletian Dalam bidang Kesehatan Secara Profesional Dan berorientasi pada Pasien

MISI

TUJUAN

  1. Memberikan Pelayanan Kesehatan Prima Dengan Menerapkan Upaya Menjaga Mutu Dan Keselamatan Berkelanjutan
  2. Menjadi Rujukan Utama Dalam Pelayanan Kesehatan Respirasi
  3. Memimpin Dalam Pendidikan Dan Penilitian Bidang Kesehatan Respirasi Indonesia

"caring With friendship "
(Melayani Secara Bersahabat)

MOTTO

NILAI-NILAI

-Kejujuran
-Kompetensi
-Kerjasama Tim
-Caring
-Loyalitas

^ Kembali ke atas